![]() |
Festival yang digelar dalam rangka HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah itu dibuka Gubernur Agustiar Sabran dengan pemukulan Katambung sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan.
Ritual adat Balian Tantulak Burung Dahiang mendahului acara. Pemukulan Katambung dilakukan Gubernur bersama Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran dan jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Agustiar Sabran mengajak masyarakat menjaga budaya dan sejarah daerah sebagai identitas Kalimantan Tengah. Ia menegaskan Kalimantan Tengah adalah bagian dari masa depan Indonesia.
“Budaya daerah tidak boleh ditinggalkan generasi muda di tengah perkembangan zaman,” tegas Agustiar.
Eddy Raya Samsuri mengapresiasi FBIM sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus upaya memperkenalkan kearifan lokal Kalimantan Tengah hingga tingkat nasional melalui pertunjukan seni dan budaya daerah.
"Kontingen Kabupaten Barito Selatan pada Karnaval Budaya mengusung tema “Batik Channa Khas Barito Selatan”.
Usai pembukaan simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan Karnaval Budaya yang diikuti peserta dari 13 kabupaten dan 1 kota se-Kalimantan Tengah.
Rangkaian pembukaan FBIM dilanjutkan malam harinya dengan pembukaan Kalteng Expo 2026 di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya. Acara menampilkan hiburan, pameran pembangunan, produk UMKM, hingga pertunjukan seni budaya daerah.
Usai pembukaan, Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri juga menyempatkan mengunjungi Stand Barito Selatan di lokasi expo. (Ades)


