![]() |
BUNTOK | Kaltengmedia.com – Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemkab Barsel, sejumlah instansi lintas sektor, dan Perum Bulog Kantor Cabang Buntok di Aula Setda Barsel, Selasa 19 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Eddy Raya Samsuri menyebut penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis sekaligus bentuk komitmen bersama dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak sebagai kelompok yang harus mendapat perhatian, perlindungan, dan pemenuhan hak secara optimal.
“Penandatanganan kerja sama ini juga menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha pangan di Kabupaten Barito Selatan,” ujarnya.
Melalui kerja sama dengan Bulog, Pemkab Barsel berharap tercipta program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Antara lain menjamin ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan pokok, mendukung penyerapan hasil pertanian lokal, menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat cadangan pangan daerah, dan membantu pengendalian inflasi.
Eddy Raya Samsuri menegaskan berbagai persoalan sosial seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang, perkawinan usia anak, serta anak yang berhadapan dengan hukum masih menjadi tantangan yang memerlukan penanganan serius, terpadu, dan berkelanjutan.
“Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, lembaga layanan, organisasi masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat menjadi sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi perempuan dan anak,” katanya.
Melalui MoU ini, ia berharap terbangun penguatan koordinasi dalam pencegahan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan dan penanganan TPPO, perlindungan dan pendampingan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, serta upaya pencegahan perkawinan usia anak melalui edukasi dan penguatan peran keluarga.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan layanan pengaduan, penanganan, rehabilitasi, dan pendampingan korban kekerasan.
“Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berkomitmen terus menghadirkan kebijakan dan program yang berpihak pada perlindungan perempuan dan anak, karena keberhasilan pembangunan daerah juga ditentukan oleh sejauh mana kita mampu melindungi generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Kepada jajaran perangkat daerah terkait dan Perum Bulog, Eddy meminta agar terus membangun komunikasi, koordinasi, dan evaluasi secara berkala agar tujuan kerja sama ini dapat tercapai secara optimal. (Juliadi)


