Iklan

Wabup Barsel Ajak Jadikan Empat Hari Besar Momentum Bangun Masa Depan

Kaltengmedia.com
Sabtu, 23 Mei 2026, 13:11 WIB Last Updated 2026-05-23T06:26:24Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
.

Buntok | Kaltengmedia.com– Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan empat hari besar gabungan sebagai momentum memperkuat semangat membangun daerah untuk generasi mendatang. 


Ajakan itu disampaikan saat memimpin Apel Bersama di halaman Kantor Bupati Barito Selatan, Sabtu (23/5/2026), dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.


“Hari ini menjadi momentum yang sangat istimewa. Kita tidak hanya memperingati satu hari besar, tetapi empat sekaligus, yang semuanya memiliki makna mendalam bagi perjalanan bangsa, daerah, dan generasi penerus kita,” ucapnya.


Pertama, peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 dengan tema Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita. Menurut Khristianto, tiga dekade otonomi telah memberi ruang bagi daerah untuk tumbuh, berinovasi, dan menentukan arah pembangunannya sendiri.


“Bagi Kabupaten Barito Selatan, otonomi adalah kesempatan membuktikan bahwa daerah mampu mandiri, mengelola potensi, dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan dekat dengan masyarakat. Semangat otonomi bukan sekadar kewenangan, tetapi tanggung jawab untuk bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” katanya.


Kedua, Hari Pendidikan Nasional 2026 dengan tema Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Ia menegaskan pendidikan adalah pondasi utama masa depan daerah dan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya guru dan sekolah.


“Kita ingin anak-anak Barito Selatan tumbuh berkarakter kuat, berilmu, berdaya saing, tetapi tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak berinovasi demi mutu pendidikan yang lebih baik,” sebutnya.


Ketiga, Hari Kebangkitan Nasional ke-118 bertema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara. Khristianto menyampaikan bahwa menjaga tunas bangsa berarti memastikan generasi muda terlindungi dari pengaruh negatif, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta mencintai tanah air.


“Kedaulatan negara tidak hanya dijaga di perbatasan, tetapi juga melalui pendidikan, ketahanan pangan, stabilitas sosial, dan kekompakan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.


Keempat, Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah ke-69 dengan tema Betang Huma Itah yang berarti Betang Rumah Kita. Filosofi betang, menurutnya, mengajarkan kebersamaan dalam keberagaman.


“Kalimantan Tengah adalah rumah kita bersama. Barito Selatan adalah bagian dari rumah besar itu. Kita memiliki tanggung jawab menjaga keharmonisan, memperkuat persatuan, dan mendorong pembangunan yang adil serta berkelanjutan,” jelasnya lagi.


Khristianto menekankan bahwa keempat peringatan tersebut saling terhubung. Otonomi daerah memberi ruang membangun, pendidikan menyiapkan generasi penerus, kebangkitan nasional menguatkan persatuan, dan semangat Betang Huma Itah mengingatkan bahwa semua itu harus dilakukan bersama.


“Saya mengajak seluruh ASN, tenaga pendidik, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat Barito Selatan untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, dan semangat melayani. Jangan lelah berbuat baik untuk daerah ini. Jangan lelah berinovasi. Dan jangan lelah untuk terus menjaga persatuan,” tegasnya.


Menutup amanat, ia mengajak seluruh pihak menjadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa bekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan anak cucu.


“Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa kita bekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan anak cucu kita. Semoga Kabupaten Barito Selatan semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan semangat kebersamaan selalu menjadi kekuatan utama kita,” ujar Khristianto.


Khristianto juga menyampaikan ucapan selamat atas empat peringatan tersebut, serta menutup dengan doa dan salam kebangsaan.


Apel Bersama turut dihadiri Forkopimda, Pj Sekda Barsel, asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Barito Selatan, serta para guru dan pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat. (Ades)


Komentar

Tampilkan

Terkini