Iklan

Ketua II DPRD Barsel Rusinah: Hari Lahir Pancasila Penguat Komitmen Kebangsaan

Kaltengmedia.com
Senin, 01 Juni 2026, 15:44 WIB Last Updated 2026-06-01T17:58:04Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Wakil Ketua II DPRD Barsel, Rusinah

Buntok| Kaltengmedia.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Selatan, Rusinah, mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 sebagai penguat komitmen kebangsaan di tengah keberagaman.

Ajakan itu disampaikan Rusinah melalui pesan WhatsApp kepada redaksi, Senin  (1/6/2026).


“Pancasila bukan sekadar lima sila, tetapi jiwa dan kepribadian bangsa. Di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya, Pancasila hadir sebagai pemersatu,” kata Rusinah.


Ia menegaskan tanggal 1 Juni adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia karena menjadi titik lahirnya dasar negara yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa.


Menurut Rusinah, tantangan bangsa saat ini semakin kompleks. Arus globalisasi, teknologi, dan informasi dapat menggerus nilai kebangsaan jika masyarakat tidak berpegang teguh pada Pancasila.


“Karena itu, pengamalan Pancasila harus nyata, bukan hanya dihafal,” ujarnya.


Rusinah memaparkan makna lima sila sebagai pedoman hidup. Sila pertama mengajarkan bertakwa dan toleran. Sila kedua menuntun memanusiakan manusia. Sila ketiga mengingatkan pentingnya persatuan. Sila keempat menjadi dasar musyawarah. Sila kelima adalah tujuan keadilan sosial.


Di lembaga DPRD Barito Selatan, Rusinah memastikan pihaknya berkomitmen melahirkan kebijakan dan peraturan daerah yang bernafaskan nilai Pancasila.


“Pembangunan harus adil, merata, dan berpihak pada rakyat kecil. Itu wujud nyata sila kelima,” ucapnya.


Secara khusus, Rusinah berpesan kepada generasi muda Barito Selatan agar menjadi agen Pancasila di era digital.


“Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi jangan tinggalkan jati diri bangsa. Indonesia butuh anak muda yang cerdas sekaligus berkarakter,” tegasnya.


Ia juga mendorong peran orang tua dan guru menanamkan nilai Pancasila sejak dini di rumah, sekolah, dan lingkungan.


Rusinah turut mengajak tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, dan kaum perempuan untuk terus menjaga kerukunan di Barito Selatan.


“Barito Selatan yang aman dan damai adalah cerminan Pancasila yang hidup,” katanya.


Menutup pernyataannya, Rusinah mengajak seluruh elemen menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai energi baru untuk bekerja, berkarya, dan mengabdi. “Dirgahayu Pancasila. Barito Selatan Maju, Indonesia Jaya,” ucapnya. ( Ades

Komentar

Tampilkan

Terkini