Iklan

Soroti Antrian Panjang BBM Pemkab Barsel Gelar Pertemuan Dengan Pihak SPBU

Kaltengmedia.com
Senin, 11 Mei 2026, 11:30 WIB Last Updated 2026-05-22T11:16:27Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Pemkab Barsel bersama pihak managemen SPBU saat Rapat Koordinasi terkait antrian panjang BBM, Senin 12/5/2026

Buntok | Kaltengmedia.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menggelar pertemuan dengan seluruh SPBU di wilayah Kota Buntok guna mengatasi antrean panjang BBM yang dikeluhkan masyarakat. Pertemuan digelar di Aula Kantor Bupati Barsel, Senin, 12/5/2026.


Rapat dipimpin Asisten II Setda Barito Selatan Yoga Prasetyanto Utomo. Turut hadir Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Harmito, Kasatpol PP Olive Prata, Plt Kasat Reskrim Polres Barsel Iptu Rasikun, serta perwakilan pengelola SPBU se-Kota Buntok.


Asisten II Yoga Prasetyanto Utomo mengatakan pertemuan ini merupakan respons cepat Pemkab atas keluhan warga terkait penomena antrean BBM jenis Solar, Pertalite, dan Pertamax yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.


Dikatakan Yoga, berdasarkan keterangan manajemen SPBU, antrean terjadi karena adanya pemangkasan suplai kuota BBM dan jedah waktu pengiriman ke Barsel. Hal inilah yang menjadi faktor pemicu utama antrean panjang di sejumlah SPBU.


"Misalnya BBM jenis Pertamax kita meminta 16.000 liter per hari namun yang dikirim hanya  8.000 liter, sedangkan BBM Pertalite sebagaimana regulasi pusat untuk Barsel hanya 8.000 liter per harinya, begitu pula Bio Solar hanya 32 KL itupun dalam dua minggu ini hanya empat kali pengiriman," jelas Yoga.


Selain keterbatasan kuota rapat juga menyoroti sistem distribusi di SPBU. Pemkab meminta pengelola memperketat pengawasan penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. 


Melalui rapat ini, Pemkab Barsel berharap ada solusi konkret yang bisa segera diterapkan. Pemerintah daerah juga akan terus berkoordinasi dengan Pertamina dan terus mendorong penambahan pasokan kuota agar kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi.


"Pemkab Barsel menegaskan akan memperketat pengawasan untuk mencegah penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Koordinasi antarinstansi akan ditingkatkan agar distribusi berjalan tertib dan merata," Imbuh Yoga.


Ditempat yang sama Kepala Disperindag Barsel, Harmito memastikan tim terpadu gabungan akan turun kelapangan dan melakukan pemantauan, guna kelancaran, ketertiban pendistribusian BBM sehingga tidak terjadi antrian panjang BBM.


Sementara ditempat yang sama juga Perwakilan pengelola SPBU meminta kepada masyarakat untuk sama - sama menjaga ketertiban guna kelancaran kita bersama dalam pendistribusian BBM. (Ades)

Komentar

Tampilkan

Terkini