![]() |
| . |
BUNTOK | Kaltengmedia.com – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Selatan Budi Wibowo melepas secara simbolis 123 petugas Aparat Ekonomi, Kamis 11 Juni 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Barito Selatan di Buntok. Pendataan lapangan dijadwalkan berlangsung 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
“Untuk pelaksanaan sektor ini dari DPS, kami melepas 123 petugas yang nanti akan bertugas dari hulu sampai dengan hilir di seluruh kecamatan dan desa,” ujar Budi Wibowo saat pelepasan.
Budi menjelaskan pendataan tidak hanya mencakup kegiatan usaha, tetapi juga kondisi sosial ekonomi keluarga. Cakupan pendataan meliputi seluruh keluarga dan rumah tangga di Kabupaten Barito Selatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pendataan status ekonomi nasional tahun 2026. Karena bersifat nasional, pendataan dilaksanakan serentak di seluruh daerah di Indonesia.
Selama lebih dari dua bulan, petugas akan mengumpulkan data yang terbagi dalam dua kelompok utama. Pertama, data terkait kegiatan usaha. Kedua, data kondisi sosial ekonomi rumah tangga.
“Yang ditanyakan nanti seputar kondisi keluarga, misalnya kepala keluarga, tingkat pendidikan, pendapatan selama satu bulan, kondisi perumahan, dan sebagainya,” jelas Budi.
Untuk aspek usaha, petugas akan menanyakan jenis usaha yang dijalankan, omzet selama satu tahun, besarnya pengeluaran, serta informasi pendukung lainnya.
Dengan dua fokus utama itu, BPS berharap data yang terkumpul dapat menggambarkan secara lengkap kondisi sosial ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di Barito Selatan. (Ades)


