![]() |
| Drs. Theodore YP Badowo, S.H., (Baju hijau tengah gambar), Rabu 8 Juli 2026 |
Buntok | Para eks pejuang pendiri Kabupaten Barito Timur dan perjuangan Provinsi Barito Raya menggelar pertemuan di Kantor Bupati Barito Selatan, Rabu 8 Juli 2026.
Pertemuan itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi untuk kembali menghidupkan semangat perjuangan pembentukan Provinsi Barito Raya.
Salah satu tokoh, Drs. Theodore YP Badowo, S.H., menyampaikan bahwa perjuangan ini sudah dimulai sejak lama. Setelah Kabupaten Barito Timur resmi berdiri 2 Juli 2002, para tokoh kemudian menggelar Musyawarah Besar Masyarakat DAS Barito pada April 2004.
Dari Mubes tersebut dilanjutkan Deklarasi Provinsi Barito Raya pada 10 April 2004 di Tugu Bundaran Kota Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Barito Timur.
“Perjuangan Barito Raya tidak akan pernah luntur. Layar sudah terkembang, surut kita berpantang,” ujar Drs. Theodore YP Badowo, S.H.
Ia juga menegaskan motto perjuangan para tokoh “Taguh Gansang Mape Maleh” yang bermakna tetap kokoh, kuat, dan pantang menyerah.
Menurutnya, dalam pertemuan tersebut para eks pejuang berkomitmen untuk terus mengumandangkan dan memperjuangkan Provinsi Barito Raya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Dalam waktu dekat kami akan membentuk Presidium Perjuangan Provinsi Barito Raya. Ini adalah hak kami sebagai masyarakat Nusantara yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari NKRI,” tegasnya.
Para tokoh berharap seluruh elemen masyarakat di wilayah DAS Barito dapat mendukung cita-cita tersebut, agar Provinsi Barito Raya dapat segera terwujud. (Ades)


