![]() |
| Kabag Kesra Setda Barito Selatan, Ali Sadikin. |
Buntok | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan secara resmi menyambut 242 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Palangka Raya (UPR) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya. Penyambutan berlangsung di Buntok, Selasa 14 Juli 2026.
Dari total tersebut, 192 mahasiswa berasal dari UPR dan 50 mahasiswa dari UIN Palangka Raya. Para mahasiswa akan melaksanakan KKN selama 30 hari, mulai 14 Juli hingga 18 Agustus 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Barito Selatan, Ali Sadikin mengatakan, kedatangan mahasiswa tersebut berdasarkan surat permohonan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UPR Nomor 1063/UN24.13/DT.06.00/2026 tanggal 24 Juni 2026 perihal pemberitahuan pelaksanaan KKN Reguler Periode I Tahun 2026.
"Penempatan mahasiswa telah dikoordinasikan dan mendapat persetujuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan serta pemerintah desa setempat," ujar Ali.
Untuk mahasiswa UIN Palangka Raya akan ditempatkan di Kecamatan Karau Kuala tepatnya di Desa Janggi dan Desa Malitin. Kemudian di Kecamatan Dusun Selatan di Desa Danau Ganting, Desa Baru, dan Desa Muara Talang.
Sementara untuk mahasiswa UPR, lokasi KKN tersebar di 3 kecamatan. Di Kecamatan Dusun Selatan meliputi Desa Danau Sadar, Desa Dangka, Desa Kalahien, Desa Lembeng, Desa Mabuan, Desa Pamait, Desa Pemangka, Desa Sababilah, Desa Sanggu, dan Desa Tetei Lanan.
Di Kecamatan Dusun Utara meliputi Desa Pendang dan Desa Sarimbuah. Sedangkan di Kecamatan Gunung Bintang Awai meliputi Desa Tabak Kanilan.
"Selama pelaksanaan, mahasiswa akan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan dari masing-masing universitas dan berkoordinasi dengan pemerintah desa," kata Ali.
Ali menambahkan, program kerja KKN disesuaikan dengan disiplin ilmu masing-masing, termasuk dari Fakultas Kedokteran. Mahasiswa juga akan dilibatkan dalam kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI di desa.
Pemkab Barito Selatan melalui Bagian Kesra memberikan dukungan berupa survei lokasi, transportasi, konsumsi selama perjalanan, serta monitoring dan jaminan kesehatan selama kegiatan berlangsung. (Red)


